Nadila Cindi Wantari

2013年11月15日の投稿とメンバーへのコメント

Nadila Cindi Wantari   +9 11

#fridaychallenge
Tantangan "membuat cerita karya sendiri"

Judul : "Rendy si penggenap"



Hari ini sekolah ku mengadakan perkemahan ke gunung. Semua murid berantusias mengikuti kegiatan ini termasuk jg aku . "ayo anak anak berkumpul kita akan segera membagikan kelompok ." ucap pak raka penanggung jawab kegiatan ini.

Tapi aku mendapat kan kelompok yang terakhir. Yang hanya berisi 5 anak guru guru sempat memperdebatkan hal ini tapi aku tak tau mengapa, aku malah senang. " hah? Asik banget gue sekelompok sama lo lo semua hahaha" ucap ku gembira pada andien, rara, kiki dan dimas . "iya yaa sya asik deh kita" . Hmmm sebentar lagi kegiatan akan di mulai ya kegiatan pling seru menjelajah hutan, jadi setiap kelomelpok harus mengambil bendera sesuai warna kelompoknya yang tersebar di hutan .

Penjelajahan dimulai... Satu demi satu bendera telah terkumpul di tangan kiki si ketua kelompok . Sampai di pos ke 6.. Jauh kelompok ku berjalan Entah kemana kami berjalan menyusuri hutan tak ada tanda tanda pos bendera di sekitar sini. "kikiii kayanya kita tersesat deh" kata andien mulai ketakutan . "tenang dien, jangan panik dulu" jawab kiki. Sebenernya aku juga mulai takut tapi aku diam saja.

Aku rasa kami semakin tersesat, dan banyak tanah kini mulai jatuh menurun . Ah tidak... longsor rupanya .

semua jadi gelap . Ku buka mataku perlahan sesosok pria telah berada di hadapanku sekarang, ku lihat kondisi tubuhku sungguh mengenaskan, aku kotor penuh lumpur badanku juga banyak yang luka mungkin tergores ranting tanaman saat longsor tadi. Dan pria ini.. Kondisinya tak jauh beda

Denganku. " lo pingsan gara gara longsor tadi" ucap pria itu. "dan itu temen temen lo, mereka nungguin lo sadar daritadi" sambungnya .

Aku masih bingung dengan apa yang terjadi tadi kepalaku masih terlalu pusing untuk mengingatnya, "lo siapa?" tanyaku, "oh gue radit, lo tasya kan? Gua juga tersesat tiga temen gua gatau kemana" jawabnya singkat, aku hanya mengangguk sedikit .

Akhirnya kami berlima dengan rendy memutuskan untuk menuruni gunung ini siapa tau di lereng gunung ada pedesaan.

Di perjalanan entah mengapa aku seperti termagnet oleh rendy, dia memang pemalu tetapi cukup banyak obrolan kami berdua . Aku rasa aku tau rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama aku rasa aku telah jatuh hati pada rendy. "tasya, nanti kalau warga desa nanyain aku bilang aja ya aku masih di atas" ucap raka seketika. Ah mungkin raka bercanda jadi aku hanya tertawa kecil saja

Akhirnya kami menemukan sebuah pedesaan . Tapi aku heran kenapa warga desa disini melihat kami seperti hantu? Hmm mungkin karena kami kotor. "kalian berlima?" kata salah satu warga desa, " ga ko pak kita berenam" tegasku tapi aku lihat memang hanya berlima. Hah? Rendy ? Kemana dia? Aku mencari cari tapi dia sunggu tak ada .

"ade cari rendy ya?" Ucap seorang warga tadi, "iya ko bapa tau? . Bapa tadi hanya tersenyum , sungguh sangat membingungkan buatku . "tadi dia blng apa ke kamu de?" tanya bapa itu. "apa ya tadi seinget aku dia bilang kalau dia masih di atas pak tapi kayanya dia bercanda" jawabku. "kita semua udah cari dia de tapi dia ga pernah ketemu waktu itu dia kena longsor juga de, kalau tiga temen nya yang lain sih udah ditemuin. Dia itu kata warga desa sini di panggil penggenap kalau ada pendaki yang jumlah nya ganjil dia pasti ikut jadi penggenap nya, dia itu pengen di ketemuin . Makanya kita kaget kalian berlima" kata bapa itu .

Sulit mencerna perkataan bapa tadi, setelah lama berpikir aku mengerti jadi rendy sudah.... Aku kaget dan sedih, "ren semoga kamu cepat di temukan supaya kamu bisa tenang :)" .

Nadila Cindi Wantari   +207 72

#fridaychallenge
Tantangan "membuat cerita karya sendiri"

Judul : "Rendy si penggenap"



Hari ini sekolah ku mengadakan perkemahan ke gunung. Semua murid berantusias mengikuti kegiatan ini termasuk jg aku . "ayo anak anak berkumpul kita akan segera membagikan kelompok ." ucap pak raka penanggung jawab kegiatan ini.

Tapi aku mendapat kan kelompok yang terakhir. Yang hanya berisi 5 anak guru guru sempat memperdebatkan hal ini tapi aku tak tau mengapa, aku malah senang. " hah? Asik banget gue sekelompok sama lo lo semua hahaha" ucap ku gembira pada andien, rara, kiki dan dimas . "iya yaa sya asik deh kita" . Hmmm sebentar lagi kegiatan akan di mulai ya kegiatan pling seru menjelajah hutan, jadi setiap kelomelpok harus mengambil bendera sesuai warna kelompoknya yang tersebar di hutan .

Penjelajahan dimulai... Satu demi satu bendera telah terkumpul di tangan kiki si ketua kelompok . Sampai di pos ke 6.. Jauh kelompok ku berjalan Entah kemana kami berjalan menyusuri hutan tak ada tanda tanda pos bendera di sekitar sini. "kikiii kayanya kita tersesat deh" kata andien mulai ketakutan . "tenang dien, jangan panik dulu" jawab kiki. Sebenernya aku juga mulai takut tapi aku diam saja.

Aku rasa kami semakin tersesat, dan banyak tanah kini mulai jatuh menurun . Ah tidak... longsor rupanya .

semua jadi gelap . Ku buka mataku perlahan sesosok pria telah berada di hadapanku sekarang, ku lihat kondisi tubuhku sungguh mengenaskan, aku kotor penuh lumpur badanku juga banyak yang luka mungkin tergores ranting tanaman saat longsor tadi. Dan pria ini.. Kondisinya tak jauh beda

Denganku. " lo pingsan gara gara longsor tadi" ucap pria itu. "dan itu temen temen lo, mereka nungguin lo sadar daritadi" sambungnya .

Aku masih bingung dengan apa yang terjadi tadi kepalaku masih terlalu pusing untuk mengingatnya, "lo siapa?" tanyaku, "oh gue rendy, lo tasya kan? Gua juga tersesat tiga temen gua gatau kemana" jawabnya singkat, aku hanya mengangguk sedikit .

Akhirnya kami berlima dengan rendy memutuskan untuk menuruni gunung ini siapa tau di lereng gunung ada pedesaan.

Di perjalanan entah mengapa aku seperti termagnet oleh rendy, dia memang pemalu tetapi cukup banyak obrolan kami berdua . Aku rasa aku tau rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama aku rasa aku telah jatuh hati pada rendy. "tasya, nanti kalau warga desa nanyain aku bilang aja ya aku masih di atas" ucap raka seketika. Ah mungkin raka bercanda jadi aku hanya tertawa kecil saja

Akhirnya kami menemukan sebuah pedesaan . Tapi aku heran kenapa warga desa disini melihat kami seperti hantu? Hmm mungkin karena kami kotor. "kalian berlima?" kata salah satu warga desa, " ga ko pak kita berenam" tegasku tapi aku lihat memang hanya berlima. Hah? Rendy ? Kemana dia? Aku mencari cari tapi dia sunggu tak ada .

"ade cari rendy ya?" Ucap seorang warga tadi, "iya ko bapa tau? . Bapa tadi hanya tersenyum , sungguh sangat membingungkan buatku . "tadi dia blng apa ke kamu de?" tanya bapa itu. "apa ya tadi seinget aku dia bilang kalau dia masih di atas pak tapi kayanya dia bercanda" jawabku. "kita semua udah cari dia de tapi dia ga pernah ketemu waktu itu dia kena longsor juga de, kalau tiga temen nya yang lain sih udah ditemuin. Dia itu kata warga desa sini di panggil penggenap kalau ada pendaki yang jumlah nya ganjil dia pasti ikut jadi penggenap nya, dia itu pengen di ketemuin . Makanya kita kaget kalian berlima" kata bapa itu .

Sulit mencerna perkataan bapa tadi, setelah lama berpikir aku mengerti jadi rendy sudah.... Aku kaget dan sedih, "ren semoga kamu cepat di temukan supaya kamu bisa tenang :)" .

#fridaychallenge

挑戦: 独⾃の作⽂を書くこと

タイトル: 偶数にさせるRendy

私の学校は⼭でキャンプをした。私も含めて全 員の⽣徒はわくわくな気持ちで参加していた。

みんなーここで集まってー今からグループを分 けるよ!とキャンプの担当であるRaka先⽣が⼤ きな声でみんなを集めた。

私はなぜか5⼈で形成されていた最後のグループ に⼊った。先⽣たちは私たちのグループについ てどうも真剣に話していたようだが、なぜそう なのかは分からなかった。私は逆に嬉しかった が。

みんなと同じグループに⼊って嬉しいよ!と私 は他のメンバーのAndien, Rara, Kiki, とDimasに 声かけた。

そうだね!とっても楽しそう!とみんなも返事 してくれた。

もうちょっと今⽇のスケジュールが始まる。今 ⽇は森でのハイキングだね!

みんな森の中に⼊って、隠されている旗を探し にいくのが⽬的だった。

冒険が始まった。⼀枚ずつ、探していた旗が⾒ つけられ、リーダーのKikiが持ってくれた。結構 遠くまで歩いたが、なぜか急に旗がありそうな ところが無くなった。Kiki…もしかして私たち迷 ⼦になった?とAndienが怖そうな声で⾔ってき た。

⼤丈夫だよ、冷静になろう。。とKikiが答えた。

私も実は怖くなってきたが、何も⾔わないよう にした。

私たちはさらに迷⼦になってしまった。それだ けではなく、急に⼟砂崩れが!!

全てが暗くなった。⽬が覚めたら、私の前にい る男の⼦が⽴っていた。私は⾃分の体を⾒て驚 いた。⼟砂崩れでとっても汚くなって、あっち こっちにも傷ができた。そして、この男の⼦ も・・私と同じ状態だった。

君はさっきの⼟砂崩れで意識がなくなったよ。 。とその男の⼦が声をかけた。

そして、あそこにいるのが君の友達だよ と続 けて⾔った。

私は頭が痛すぎてさっきまで何が起こったのか はあまり覚えてなかった。

あなたは誰?とその男の⼦に聞いた。

僕はRendy。君はTasyaと⾔う名前だね?僕も道 に迷ったんだ・・友達3⼈と来たが、その⼦たち 今どこにいるのかは分からない・・

そうか・・と私はうなずいた。

その後私たち5⼈はRendyと⼀緒に⼭から下り た。⼭の下にはきっと村があると思っていた。

その時私はなぜかRendyにとっても魅⼒を感じて いた。Rendyは恥ずかしがり屋さんだが、私た ち2⼈は仲良くいろいろとしゃべった。これが、 ⼀⽬ぼれっていうものなのかな・・Rendyのこと が好きになった。

Tasya,もし村の⼈たちが僕のことを聞いてきた ら、僕はまだ⼭の上にいると伝えてくれない? とRendyが急に私にお願いした。

Rendyは冗談を⾔ってるんだろうと思ったから、 私は笑って無視した。

やっとある村に着いた。でも、なぜか村の⼈た ちが怖そうな顔で私たちを⾒ていた。

私たちはとっても汚いからかな?

あなたたち、5⼈できた?と⼀⼈の村のおじさん が聞いてきた。

いやー6⼈ですよ!と私は答えた。

でも計算してみたら、あれ?5⼈?Rendyはどこ ⾏ったんだ??Rendyを探してたが、やっぱり彼 はいなくなった。

あなたたち、Rendyを探してるのか?とそのおじ さんが不思議な笑顔をしながら聞いた。 は い・・でもなんで知ってますか?と私はその⼈ に聞いた。

Rendyはあなたたちになんと⾔ったの?とおじさ んは続いて聞いた。

なんですかね・・まだ上にいると彼は⾔いまし たが。。冗談でしたね。。

実は私たち。。彼を探してたが。。彼は⾒つか らなかったんだよ。。他の3⼈は無事に⾒つかっ たのに・・とそのおじさんが呟いた。

その⼦のことは“偶数にさせる⼦“とここの村の ⼈々が呼んでるんだ。いつも奇数のメンバーで 登ったグループに表れ、⾒つけてほしいと⾔っ てるんだ。。、

だからあなたたち5⼈で登ったことを知って驚い た。とその村のおじさんが私たちに⾔った。

この⼈何⾔ってるんだ・・となかなか理解しに くかったが、私はその後わかってきた。

じゃ・・Rendyは既に。。。あまりにも驚いて、 悲しい気分になった。

Rendyが静かに休めるように、早く⾒つけてほしい。